Tuesday, June 23, 2015

DHA dan Kehamilan

Mendengar kata DHA mungkin sudah tidak asing ditelinga kita para ibu hamil. Selain sering melihat iklan produk susu yang mengandung DHA di televisi, kita juga sering mendapat suplemen dari DSOG yang mengandung DHA. Para ibu mungkin sudah mengetahui dari iklan dan informasi dari dokter jika DHA ini sangat baik untuk perkembangan otak janin sehingga sering diberikan pada ibu hamil, tapi untuk lebih jelasnya akan saya bahas lebih mendetail pada tulisan saya kali ini.

Berapa tahun lalu kehamilan yang sehat berarti mengikuti diet  kaya nutrisi  perinatal  seperti asam folat dan kalsium. Tetapi ilmu terbaru mengatakan bahwa ibu hamil membutuhkan nutrisi penting yang ditambahkan kedalam diet yaitu DHA, salah satu asam lemak omega 3

Apa sebenarnya DHA ?

DHA (docosahexaenoic acid) adalah salah satu omega 3 yang paling bermanfaat selain EPA (eicosapentaenoic acid). Walaupun EPA dan DHA secara alami terbentuk dan bekerja bersamaan di dalam tubuh, Studi menunjukkan bahwa setiap asam lemak memiliki manfaat yang unik. EPA mendukung perkembangan jantung, sistem imun dan respon inflamasi. DHA mendukung perkembangan otak, mata dan sistem saraf pusat sehingga mengapa ini penting untuk kehamilan dan ibu menyusui. Sebagai tambahan manfaat, peningkatan DHA dari makanan akan membantu bayi menurunkan  resiko penyakit jantung serta menurunkan resiko kelahiran prematur dan meningkatkan  berat badan janin 

Kapan DHA dibutuhkan selama kehamilan?

Selama kehamilan tubuh akan meningkatkan jumlah DHA untuk memenuhi kebutuhan dari bayi. Nutrisi ini kemudian akan digunakan dalam perkembangan otak. Proses ini akan mencapai puncaknya pada trimester ketiga  dan berlangsung sampai tahun pertama kehidupan bayi.

Berapa banyak DHA dibutuhkan selama kehamilan?

Belum ada rekomendasi resmi jumlah kebutuhan DHA perhari yang dibutuhkan ibu hamil, namun penelitian terbaru yang dipublikasikan oleh Journal of perinatal medicine memberi kesimpulan bahwa wanita hamil dan menyusui membutuhkan 200 mg DHA per hari. 

Makanan apa yang mengandung DHA?

DHA  ditemukan pada salmon, tuna,  sarden , kerang-kerangan dan haring.  Namun jika anda khawatir pada ikan yang mengandung mercury, anda dapat mengkonsumsi telur dan susu yang juga pilihan yang baik karena juga mengandung DHA.
ntuk ibu yang tidak ingin mendapatkan ikan yang terkontaminsasi methylmercury dan dioksin, ada alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan DHA bayi. Misalnya telur, yang juga kaya akan asam lemak omega-3 , - See more at: http://www.tipscaramanfaat.com/manfaat-aa-dan-dha-makanan-kaya-aa-dan-dha-219.html#sthash.TigYuHPe.dpuf
ntuk ibu yang tidak ingin mendapatkan ikan yang terkontaminsasi methylmercury dan dioksin, ada alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan DHA bayi. Misalnya telur, yang juga kaya akan asam lemak omega-3 , - See more at: http://www.tipscaramanfaat.com/manfaat-aa-dan-dha-makanan-kaya-aa-dan-dha-219.html#sthash.TigYuHPe.dpuf
DHA  juga tersedia sebagai suplemen dalam dua bentuk yaitu:
  • Kapsul minyak ikan, mengandung  DHA and EPA (eicosapentaenoic acid), another omega-3 fatty acid
  • DHA  dari alga,  tidak mengandung EPA
     
    Jika anda lebih memilih  mengkonsumsi suplemen DHA, pilihlah yang dalam bentuk alga dibanding  minyak ikan  karena akan lebih baik  untuk pencernaan anda.
     


No comments:

Post a Comment